TETAPI KBM DI SDN TEGALAMPEL TETAP BERJALAN SEPERTI BIASA
Secara
umum, keterlambatan distribusi BBM di Bondowoso sangat meresahkan masyarakat. Antria
ada disemua POM yang ada di seluruh Bondowoso, sehingga Bupati Bondowoso
menerbitkan Surat Edaran Nomor 197 Tahun 2025 Tentang Ketidaknormalan distribusi
bahan bakar minyak (BBM) di kabupaten Bondowoso, dan khusus untuk point 2 sekolah
dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso pembelajaran secara Online (dalam
jaringan/daring).
Walau
dampak kelangkaan BBM di Bondowoso terhadap guru-guru dan tenaga kependidikan
di SDN Tegalampel cukup signifikan dan guru-guru mengalami kesulitan untuk
berangkat ke sekolah karena keterbatasan bahan bakar untuk kendaraan mereka dan
menyebabkan keterlambatan atau bahkan absensi dan sekolah boleh melaksanakan
pembelajaran secara Online (dalam jaringan/daring) tetapi Semua peserta didik dan guru-guru tetap
masuk dan kegiatan belajar mengajar di SDN Tegalampel tetap berjalan seperti
biasa. Ini menunjukkan bahwa SDN Tegalampel sangat berkomitmen untuk menjaga
kulaitas Pendidikan dan memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung
tanpa gangguan.
Ada
beberapa tips untuk mengatasi dampak kelangkaan BBM di Bondowoso selain solusi
yang ada di SE Bupati Bondowoso dengan beberapa alternatif lain seperti berikut
ini:
1.
Menggunakan sepeda motor listrik,
Untuk yang mempunyai kendaraan sepeda motor listrik
dengan jarak tempuh tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya bisa menggunakan
sepeda listrik.
2.
Menghemat BBM
Dengan mengoptimalkan penggunaan kendaraan dan
mengurangi kegiatan yang memerlukan bahan bakar minyak (BBM).
Semoga kelangkaan BBM akibat perbaikan jalur Gumitir
yang berimbas pada keterlambatan pasokan dan kekosongan stok di SPBU wilayah
Bondowoso dan Jember segera ada solusi dan cepat teratasi. Sehingga kegiatan
masyarakat, khususnya Pendidikan di Bondowoso Kembali normal seperti semula.
(Nur Zaidi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar